
Universitas Cordova kembali melaksanakan tahapan penting dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) tahun akademik 2025/2026 dengan mengadakan koordinasi pembentukan kelompok KKN pada hari Jum’at, 13 Juni 2025. Kegiatan ini menjadi langkah awal yang krusial dalam mempersiapkan mahasiswa untuk terjun langsung ke masyarakat sebagai bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.
Tujuan Koordinasi
Koordinasi pembentukan kelompok KKN bertujuan untuk menyusun tim-tim mahasiswa yang solid dan seimbang, baik dari segi disiplin ilmu maupun keterampilan sosial. Dalam kegiatan ini, panitia KKN dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Cordova berperan aktif dalam memfasilitasi proses pembentukan kelompok secara adil dan transparan.
Kegiatan Rapat Koordinasi ini sekaligus mematangkan rencana dan program KKN yang akan dilaksanakan di setiap desa sasaran. Adapun tema kegiatan KKN tahun ini adalah “Pengembangan Potensi Desa Berbasis Rukun Tetangga”
Dari tema yang diusung, memberikan gambaran umum terkait Potensi desa kemudian dipetakan dalam program berbasis rukun tetangga, yang menjadi objek KKN Tematik tahun 2025.
Setelah Pembagian kelompok KKN dilanjutkan dengan pemilihan dosen pembimbing lapangan (DPL) oleh masing2 kelompok, serta pemilihan ketua dan sekretaris masing kelompok KKN.
Proses Pembentukan Kelompok
Proses koordinasi dilakukan melalui beberapa tahap. Pertama, dilakukan sosialisasi mengenai mekanisme dan kriteria pembentukan kelompok, termasuk penempatan wilayah KKN dan skema program kerja yang direncanakan. Mahasiswa kemudian diberi kesempatan untuk mengajukan preferensi lokasi dan menyampaikan minat serta kompetensi masing-masing.
Tim koordinator dari LPPM kemudian menyusun formasi kelompok berdasarkan keseimbangan jumlah, latar belakang program studi, dan potensi kontribusi setiap anggota. Pendekatan ini diharapkan mampu menciptakan sinergi dalam pelaksanaan program KKN di lapangan.
Peran Dosen Pembimbing
Selain pembentukan kelompok, koordinasi juga melibatkan penunjukan dosen pembimbing lapangan (DPL) yang akan mendampingi dan memantau kegiatan mahasiswa selama menjalani KKN. DPL tidak hanya bertindak sebagai pembina akademik, tetapi juga sebagai jembatan komunikasi antara mahasiswa dan pihak desa/kelurahan tempat KKN dilaksanakan.
Harapan dan Komitmen
Koordinasi pembentukan kelompok ini diharapkan menjadi fondasi kuat bagi kelancaran dan keberhasilan pelaksanaan KKN Universitas Cordova. Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan menegaskan bahwa KKN bukan hanya sekadar tugas akademik, melainkan juga bentuk nyata kontribusi mahasiswa terhadap pembangunan masyarakat di tingkat akar rumput.
Dengan semangat kolaboratif, Universitas Cordova berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan KKN sebagai wujud nyata keterlibatan perguruan tinggi dalam pembangunan bangsa.