Pos oleh :

admindipt

LPPM UNDOVA dan BPBD Sumbawa Barat Perkuat Kolaborasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana

LPPM UNDOVA dan BPBD Sumbawa Barat Perkuat Kolaborasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana

Taliwang, 14 September 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Cordova (UNDOVA) bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumbawa Barat membahas penguatan kolaborasi dalam bidang pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. Pembahasan berlangsung di Ruang Rapat Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dalam rangka penyempurnaan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat dan LPPM Universitas Cordova tentang Pencegahan dan Kesiapsiagaan Bencana.
Rapat dipimpin langsung oleh Kabag Pemerintahan, Muhammad Solihin, S.Pd., M.M., serta dihadiri oleh perwakilan BPBD Kabupaten Sumbawa Barat, Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, LPPM Universitas Cordova, dan Bagian Kerjasama Universitas Cordova. Dalam pembahasan tersebut, BPBD diwakili oleh Henry Fitriawan, S.KM., M.KM., selaku Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan, sedangkan LPPM Universitas Cordova diwakili oleh Puryadi, S.Pd., M.Si., selaku Ketua LPPM Universitas Cordova.
Dalam pertemuan tersebut, Henry menyampaikan bahwa penanggulangan bencana mencakup tiga fase utama, yaitu prabencana, saat bencana, dan pascabencana. Dalam konteks kerja sama dengan Universitas Cordova, perhatian awal diarahkan pada penguatan kegiatan prabencana, khususnya pencegahan dan kesiapsiagaan bencana. BPBD dan Universitas Cordova memiliki peluang untuk saling mengisi dan melengkapi, terutama dalam mendukung berbagai kebutuhan yang belum dapat dilakukan secara optimal oleh BPBD. Salah satu hal yang menjadi perhatian adalah penyusunan dokumen kajian risiko bencana yang diharapkan nantinya dapat dikembangkan hingga tingkat desa di Kabupaten Sumbawa Barat. Dalam hal ini, keterlibatan perguruan tinggi diharapkan dapat mendukung penguatan kapasitas masyarakat dan desa dalam memahami serta mengurangi risiko bencana.
BPBD juga berharap Universitas Cordova dapat menjadi mitra dalam penyusunan kajian, sosialisasi, serta pengembangan peta risiko bencana, khususnya untuk kebutuhan di tingkat desa. Kolaborasi tersebut salah satunya dapat dikembangkan melalui KKN Tematik Kolaboratif sebagai bagian dari upaya mendukung pencegahan dan kesiapsiagaan bencana di tingkat masyarakat.
Menanggapi hal tersebut, Puryadi menyampaikan bahwa LPPM Universitas Cordova menyambut baik rencana kolaborasi dengan BPBD Kabupaten Sumbawa Barat. Universitas Cordova memiliki sumber daya manusia yang dapat mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan sesuai dengan kompetensi dan bidang keilmuan yang dimiliki. Selain melalui KKN Tematik Kolaboratif, kegiatan pengabdian kepada masyarakat di UNDOVA juga dilaksanakan oleh dosen sesuai dengan kompetensi dan bidang keilmuannya. read more

LPPM Universitas Cordova Perkuat Tata Kelola dan Sinergi melalui Rapat Koordinasi

 

LPPM Universitas Cordova Perkuat Tata Kelola dan Sinergi melalui Rapat Koordinasi

Taliwang, 11 September 2026 — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Cordova menggelar rapat koordinasi sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola kelembagaan, koordinasi internal, serta optimalisasi pelaksanaan kegiatan penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan publikasi di lingkungan Universitas Cordova.

Kegiatan yang berlangsung pada Jumat, 11 September 2026, bertempat di Ruang Rapat LPPM Universitas Cordova tersebut diikuti oleh jajaran personalia LPPM. Rapat menjadi momentum awal untuk menyamakan persepsi mengenai struktur organisasi, pembagian tugas, mekanisme kerja, serta penataan administrasi LPPM berdasarkan struktur kepengurusan terbaru.

Dalam rapat tersebut dilakukan pembacaan dan pendistribusian Keputusan Rektor Universitas Cordova Nomor 399/U08/DT/2026 tentang Pengangkatan Personalia Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat. Keputusan tersebut ditetapkan pada 3 September 2026 sebagai dasar pelaksanaan tugas personalia LPPM.

Berdasarkan struktur organisasi terbaru, LPPM Universitas Cordova dipimpin oleh Puryadi, S.Pd., M.Si., selaku Ketua LPPM, dengan tiga bidang utama yang masing-masing memiliki sekretaris, yaitu Sahratullah, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Penelitian, Amirul Hilmi, S.Si., M.Sc. sebagai Sekretaris Publikasi, dan Andi Maria Ulfa, S.Pd., M.Pd. sebagai Sekretaris Pengabdian.

Ketiga bidang tersebut masing-masing didukung oleh staf, yaitu Fenny Nuzulianti Efendi, S.Sos. pada Bidang Penelitian, Al Qisan, S.Pd. pada Bidang Publikasi, serta Fadyatul Afra, S.E. pada Bidang Pengabdian.

Selain membahas struktur organisasi, rapat juga menekankan pentingnya pola kerja kolaboratif di lingkungan LPPM. Pembagian personalia berdasarkan bidang dimaksudkan untuk memberikan kejelasan penanggung jawab pada setiap kegiatan, namun pelaksanaan program tetap dilakukan secara bersama-sama sebagai satu kesatuan tim LPPM.

Rapat juga membahas penyusunan struktur organisasi yang akan dipublikasikan dan dipasang di Ruang LPPM. Hal tersebut diharapkan dapat memberikan informasi yang jelas mengenai susunan kelembagaan serta mendukung kemudahan koordinasi dalam pelaksanaan tugas.

Aspek penataan administrasi menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat. LPPM mendorong agar seluruh kegiatan dapat terdokumentasi secara sistematis, baik melalui pengelolaan dokumen maupun optimalisasi publikasi kegiatan pada website dan media informasi LPPM. Dengan demikian, berbagai aktivitas, program, capaian, dan luaran LPPM dapat terdokumentasi dengan baik dan mudah ditelusuri.

Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas tersebut, turut dibahas kebutuhan perbaikan fasilitas dan sarana prasarana Ruang LPPM. Selain itu, masing-masing sekretaris bidang akan melakukan inventarisasi dokumen yang diperlukan sesuai bidangnya untuk selanjutnya dilakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan dan penataan dokumen.

Melalui rapat koordinasi ini, LPPM Universitas Cordova diharapkan dapat membangun sistem kerja yang lebih tertib, terarah, kolaboratif, dan terdokumentasi, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta publikasi sebagai bagian dari pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi.